Seni Budaya Sumsel Dipatenkan

PALEMBANG (SI)– Pemprov Sumsel melalui Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Sumsel Dalam waktu dekat akan mematenkansenibudaya Sumsel.

Untuk itu,pemprov tengah melakukan penelitian seni budaya khas masing-masing daerah untuk dibuatkan peta wisata yang selanjutnya di patenkan. Hal ini mengingat pentingnya mematenkan seni budaya disela penjiplakan seni budaya oleh negara luar. “Saat ini kita tengah melakukan penelitian bersama Dewan Keseniaan Sumatera Selatan (DKSS) dan pihak pemerhati wisata untuk mengetahui data seni budaya apa yang dimiliki kabupaten/kota di Sumsel.

Jika semua data yang ada sudah terkumpul maka secepatnya akan kita hak patenkan,” ujar Kepala Balitbangda Sumsel Ekowati Ratnaningsih di Palembang,kemarin. Ekowati mengungkapkan, dilakukannya pendataan tersebut karena saat ini pihaknya belum punya peta seni budaya. Sehingga ketika ada orang yang menanyakan seni budaya apa yang khas di daerah A di Sumsel pihaknya belum dapat menjawab dengan pasti.Untuk itu,akan dibuat peta seni budaya masingmasing daerah.

“Setelah dilakukan pemetaan seni budaya Sumsel,dan diketahui potensi unggulan seni budaya di masing-masing daerah, kita akan segera mengamankan potensi seni budaya di Sumsel dengan mengurus hak paten ke pusat.Semua seni budaya unggulan ini, akan daftarkan ke Dirjen HKI (Hak Kekayaan Intelektual), agar nanti tidak seperti daerah lain yang seni kebudayaannya diklaim oleh negara lain,”jelas dia.

Penelitian itu, selain untuk mempatenkan seni budaya, pada akhirnya juga dibuatkan peta wisata untuk mengetahui desa mana yang dapat dikemas menjadi desa wisata.Dan apa yang dapat dijual dari desa wisata tersebut. “Sebenarnya, niat baik Pemprov Sumsel ini siap dibantu Komisi X DPR RI yang membidangi Pendidikan,Pemuda, Olahraga, Kesenian dan Pariwisata.

Dimana, beberapa waktu lalu Ketua Komisi X DPR RI, H Mahyudin NS telah melempar bola dengan mengatakan, jika ada keseriusan dari Pemerintah Provinsi untuk mengusulkan hak paten seni budaya kepada DPR RI khususnya kerajinan Sumsel agar tidak direbut Negara-negara lain, pihaknya dapat memperjuangkannya di pusat,”kata Ekowati.

Sementaraitu,KepalaDinasPariwisata Provinsi Sumsel Jhonsos mengungkapkan selain akan mendata seni dan budaya,pihaknya akan mendata semua makam bersejarah di Sumsel.Sehingga dengan dilakukannya pendataan tersebut diharapkan tidak akan terjadi sengketa seperti Tanjung Priok beberapa waktu lalu.

“Di Sumsel ini bisa dipastikan jumlah makan akan mencapai ribuan. Pasalnya,selain makan pangeran dan raja-raja juga terdapat makam puyang atau leluhur. Untuk itulah, nantinya semua makan itu akan kita data,”ujar dia. (yayan darwansah)

About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: