340 Km Jalan Provinsi Rusak akibat Banjir

PALEMBANG (SI) – Banjir yang merendam 10 kabupaten/kota di Sumsel sangat berdampak besar terhadap berbagai infrastruktur, terutama jalan dan jembatan.

Sedikitnya 20% dari 1.700 km jalan provinsi yang rusak mencapai 340 km,yang tersebar di berbagai daerah. Kerusakan yang dialami beragam, dari kerusakan ringan, sedang,hingga rusak parah. Pasalnya, jika jalan aspal terendam terlalu lama, akan sangat rentan kerusakan dan terkikis. Itu disebabkan aspal tidak tahan air.

“Bisa kita lihat kerusakan berbagai infrastruktur,seperti jalan dan jembatan,di Sumsel karena terendam banjir.Apalagi,sudah dipastikan 20% atau dari 1.700 km jalan provinsi rusak. Untuk itu, guna melakukan perbaikan, dibutuhkan dana yang sangat besar,” ujar Gubernur Sumsel H Alex Noerdin di Palembang kemarin.

Alex mengungkapkan, untuk melakukan perbaikan jalan dan jembatan serta berbagai infrastruktur lainnya, pihaknya sudah memberikan laporan kepada pemerintah pusat. Dengan adanya laporan, diharapkan pemerintah pusat dapat langsung mengalokasikan bantuan dana untuk berbagai tahap perbaikan.

Apalagi, kerusakan jalan provinsi di daerah perlintasan sangat mendesak untuk dilakukan perbaikan agar kerusakan tidak meluas. “Memang kita sangat menyayangkan akan terjadinya kerusakan jalan dan jembatan akibat banjir ini. Akan tetapi, hal tersebut tidak dapat kita elakkan. Untuk itu, hal tersebut agar kita jadikan pembelajaran,”ujarnya.

Alel menambahkan, untuk mengecek berbagai kerusakan jalan di setiap daerah di Sumsel, tim Pemprov Sumsel bersama tim pusat sudah langsung terjun ke lapangan. Dengan adanya pengecekan langsung,dapat diketahui bersama-sama di mana saja titik kerusakan jalan yang berat, sedang,dan ringan.

Sementara itu, Kepala Dinas PU Bina Marga Heri Amalindo mengungkapkan,banjir yang melanda sebagian daerah menimbulkan dampak yang cukup besar. Terutama, rusaknya sejumlah infrastruktur jalan dan jembatan yang ada di Sumatera Selatan. Berdasarkan pantauan,tim sudah turun untuk melakukan pengecekan terhadap berbagai kerusakan jalan provinsi yang terendam.

Kerusakan tersebut hampir merata di 10 kabupaten/kota yang terendam banjir. “Kondisi jalan yang rusak berat totalnya mencapai 20 km yang terbanyak di daerah Musi Banyuasin, Ogan Ilir, OKI, dan OKU Timur. Kemudian ada juga yang rusak sedang dan ringan,” ujar dia. Heri menambahkan, selain terdapat jalan rusak, juga terdapat 12 jembatan yang rusak akibat banjir yang melanda 10 daerah di Sumsel tersebut sehingga perlu dilakukan perbaikan.

Kemudian, ada 20 gorong-gorong yang jebol yang juga perlu diperbaiki. Lalu, beronjong jalan juga mengalami kerusakan sehingga mendesak untuk diperbaiki mencapai 1 km di tepian sungai dan dinding tebing. “Kerusakan akibat banjir sangat berpengaruh terhadap berbagai fasilitas, seperti jalan rusak, jembatan, gorong-gorong, tembok penahan.

Untuk melakukan perbaikan, dana diperkirakan mencapai Rp72 miliar lebih,” tukasnya. Untuk kondisi jalan rusak, akan dilakukan pembangunan baru mencapai 20 km, sementara jalan rusak ringan dan sedang hanya akan dilakukan perbaikan.

Karena kerusakan jalan banyak yang berada di jalan lintas, maka perbaikan akan dilakukan secepat mungkin sehingga kerusakan tidak meluas. “Untuk perbaikan jalan, kita sudah melaporkan hal tersebut kepada pemerintah pusat. Dengan adanya tim yang langsung terjun, diharapkan dapat membantu dana untuk perbaikan mencapai Rp72 miliar, minimal sebagian dibantu pemerintah pusat,” ujar dia. (yayan darwansah)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: