Penanaman Harus Dilakukan Terus Menerus

PALEMBANG (SI) – Agar mengurangi dampak pemanasan global dan meningkatkan absorbsi gas CO2, SO2 dan polutan lainnya, Gubernur Sumsel H Alex Noerdin mengajak masyarakat Sumsel melakukan penanaman pohon secara terus menerus.

Sebab, jika hanya menanam 150 batang pohon sama saja tidak ada artinya jika dibandingkan dengan kerusakan hutan dalam satu hari yang mencapai 1 juta pohon yang ditebang. Untuk itulah, penanaman harus dilakukan secara kontinue.

“Sama sekali tidak ada arti jika sekarang ini kita menanam pohon hanya 1.000 pohon. Sementara pohon yang ditebang dalam satu hari mencapai 1 juta. Untuk itulah diharapkan kepada masyarakat dibantu dengan Dinas Kehutanan Provinsi untuk menanam pohon secara terus menerus. Jangan menunggu ada kegiatan baru melakukan penanaman,” ungkap Alex usai menanam pohon pada program penanaman pohon satu orang satu pohon dikawasan Bandara SMB II, kemarin.

Ditambahkan Alex, jika setiap hektar lahan yang tidak ditebang akan menghasilkan karbon maka negara-negara lain akan membelinya sebanding dengan jika lahan tersebut jika kayunya diambil. Untuk itulah, sekarang ini ini sekitar 24.000 hektar lahan di Sumsel tidak ditebang. Sehingga dari menjual karbon juga bisa menghasilkan uang sebanding jika lahan tersebut ditebang untuk diambil kayunya.

“Jika setiap hektar lahan menghasilkan karbon sangat banyak, maka negara lain akan membayarnya dengan sejumlah uang sama seperti jika hutan tersebut ditebang. Untuk itu, di Sumsel saat ini ada 24.000 hektar lahan yang tidak ditebang,” ungkap Alex

Alex mencontohkan, seperti kerusakan hutan yang dialami dipulau Kalimantan seperti Borneo, Serawak dan Kalimantan Barat membutuhkan waktu 20-25 tahun agar hutan tersebut dapat kembali normal. Akan tetapi, dari kerusakan tersebut sedikitnya 3.000 spesies baik tumbuhan dan hewan yang punah.

“Sekali ditebang 3.000 spesies baik tumbuhan dan hewan yang hilang meskipun kondisi hutan dapat kembali dikembalikan dengan cara reboisasi. Akan tetapi, kerugian yang dialami sangat banyak karena spesies yang hilang tidak akan kembali,” jelasnya.

Untuk itulah, pihaknya melalui Dinas Kehutanan terus berupaya untuk memperbaiki kondisi hutan yang ada di Sumsel ini. Kemudian, juga melakukan pengawasan terhadap tanaman yang sudah ditanam dikawasan hutan dan lainnya. Tidak hanya dikota yang dipantau tetapi didaerah yang jauh juga ikut dipantau agar program 1.250.000 pohon dapat berjalan lancar.

“Di Indonesia setiap tahunnya 1,7 juta lebih hutan yang rusak dan hilang ditebang karena pembalakan liar dan illegal loging. Untuk itu, kiranya para ilegal loging dapat dihukum berat karena telah melakukan pengerusakan alam. Sebab, mereka tidak tahu dampak dari yang mereka lakukan seperti pemanasan global dan lainnya,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Sumsel, Sigit Wibowo mengatakan, penanaman pohon ini dalam rangka memperingati hari penanaman nasional dan perempuan tanam dan pelihara pohon 2009. Dimana, sekarang di Sumsel sudah 1.250 juta pohon yang sudah ditanam dari berbagai program. Sehingga upaya untuk mengurangi pemanasan global, peningkatan absorbsi gas, pencegahan bencana dan lainnya dapat terwujud.

“Dimana dalam program ini satu orang menanam satu pohon. Sehingga dengan ditanamnya pohon ini juga untuk mengurangi pemanasan global, peningkatan absorbsi gas, mencegah banjir dan lainnya,” ungkapnya.

Ditambahkannya, tidak hanya program untuk satu orang tanam satu pohon, tetapi pohon yang ditanam sama dengan jumlah penduduk Sumsel yang mencapai 7 juta. Sehingga dengan jumlah tersebut dapat menjadikan semua lahan disetiap daerah cukup vegetasi.

“Penanaman kali ini dilakukan dikawasan Bandara SMB II. Ini bertujuan untuk mewujudkan Eko Airport SMB II Palembang,” bebernya. (yayan darwansah)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: