Standar Kelulusan Sama,Sarana Berbeda

PAGARALAM (SI) – Ujian nasional (UN) 2010 resmi dimulai kemarin. Ribuan siswa SMA/SMK/MA di pedalaman Pagaralam, Lahat, Muaraenim, dan Prabumulih berusaha keras memenuhi standar kelulusan berbekal sarana belajarmengajar seadanya.

Pantauan UN di empat daerah tersebut berlangsung aman. Para kepala daerah setempat terlihat sigap melakukan peninjauan pelaksanaan ujian akhir. Dari Pagaralam, Wakil Wali Kota Ida Fitriati didampingi Kepala Disdik,Pemuda, dan Olahraga Akmaludin memantau pelaksanaan UN di SMA Muhammadiyah Kota Pagaralam kemarin.Di kota ini sebanyak 1.452 siswa bersaing untuk memperebutkan kelulusan UN. Kepala Disdik, Pemuda, dan Olahraga Akmaludin mengatakan, soal sudah didistribusikan sejak Jumat (20/2) untuk 7 SMA negeri, 4 SMA swasta, dan 2 MA.

“Jadi, total sekolah yang mengikuti UN mencapai sembilan sekolah, baik negeri maupun swasta, terdiri atas 826 siswa negeri dan 626 siswa swasta. Kita sudah menginstruksikan sekolah untuk meningkatkan persiapan sejak jauh hari, termasuk meningkatkan belajar tambahan yang disesuaikan kisi-kisi kelulusan untuk tingkat SMA,”ujarnya kemarin. Dari Muaraenim, 4.889 siswa juga mengikuti UN di 132 SMA/- SMK/MA negeri dan swasta di kabupaten itu.Hari pertama kemarin, UN berlangsung tertib. Bupati Muaraenim Muzakir Sai Sohar bersama Dinas Pendidikan meninjau UN di beberapa SMK di Muaraenim. Muzakir meminta semua pihak melakukan pengawasan ketat pelaksanaan UN dan sedini mungkin melaporkan berbagai indikasi kecurangan atau dugaan kebocoran soal.

“Saya sudah perintahkan dilakukan pengawasan seketat mungkin. Kalau bocor,sekolah dan murid yang bersangkutan kita sanksi,” tandas Muzakir. Beberapa masalah sebelum UN, seperti kekurangan bangku dan meja yang rusak akibat bencana banjir beberapa waktu lalu, telah diatasi dengan meminjam sekolah terdekat.“Sehingga pelaksanaan UN di Muaraenim dapat berjalan sesuai jadwal.Semua siswa dilarang membawa HP karena adanya dugaan kunci jawaban beredar melalui pesan singkat,”kata dia. Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Prabumulih mempunyai target sendiri pada pelaksanaan UN tahun ini.Paling tidak,target mereka sama dengan pencapaian kelulusan pada tahun lalu,sebesar 97%.

Kadisdik Kota Prabumulih Rasyid mengatakan,tingkat kelulusan 97% untuk tahun kemarin harus ditingkatkan atau paling tidak dipertahankan. Sementara itu,Wali Kota Prabumulih Rachman Djalili mengingatkan seluruh peserta UN di Prabumulih untuk tidak terpengaruh dan percaya dengan beredarnya pesan singkat (short massage service/SMS) yang berisikan jawaban UN. (febria astuti/m marzuki/sidratul m/m uzair)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: