Bukit Barisan Pagaralam Longsor

Puluhan Hektare Kebun Kopi Warga Tertimbun

PAGARALAM(SI) – Enam titik di kawasan Bukit Barisan di Pagaralam mengalami longsor dan retak sepanjang 10 km. Akibatnya, ratusan hektare perkebunan kopi milik warga hancur tertimbun longsor

Longsor terjadi tepatnya di daerah Kelurahan Agung Lawangan, Jangkarmas, Bumiagung, dan Muara Siban, Kota Pagaralam, yang berada di sepanjang Bukit Kayu Manis dan Agung Lawangan. Tidak hanya menimbun puluhan hektare kebun kopi warga,
longsoran juga merusak sejumlah saluran irigasi di beberapa daerah.

Yudi, 35, warga Bumiagung, Kecamatan Dempo Utara, Pagaralam, mengatakan, longsor terjadi akibat hujan yang berlangsung terus menerus selama beberapa hari terakhir di daerah perbukitan, mulai Dusun Bumiagung hingga Dusun Jabat Akar, Kecamatan Dempo Utara.

“Memang kerusakan hutan menjadi pemicu utama terjadi bencana longsor dan keretakan kawasan perbukitan di daerah perkebunan kopi yang mencapai ratusan hektare. Akibat longsor, bukan hanya merusak puluhan ribu batang kopi milik warga di beberapa kelurahan tersebut, melainkan juga memutus sejumlah jaringan irigasi dan saluran air bersih,” ujarnya kemarin.

Kondisi tanah perbukitan menjadi labil karena kawasan hutan telah berubah menjadi perkebunan kopi.“Tebing yang longsor antara 100–200 meter, dengan ketinggian 300–500 meter, tepat berada di areal perkebunan kopi yang memiliki kemiringan 60 derajat dan berada sekitar 200 meter dari areal persawahan,”bebernya.

Jika tidak ada upaya penanggulangan, bukan tidak mungkin akan merusak atau menimbun ratusan hektare sawah, termasuk perkebunan kopi, kakao, lada. Sementara itu, Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Kota Pagaralam Hasan Barin Ibnu mengatakan,memang ada sebagian besar kawasan hutan budi daya dalam kondisi kritis. Luas hutan lindung sekitar 28.740 ha, hutan budi daya sekitar 24.336 ha, dan hampir 75% rusak, terutama di Kecamatan Dempo Utara.

“Kita sudah melakukan penanaman pohon penghijauan ini, diharapkan juga akan dapat mencegah terjadi longsor dan bencana banjir,”imbuhnya.

Dia menjelaskan,terdapat program wajib menanam pohon dari pemkot. Program ini akan berkelanjutan di seluruh lahan kosong dan tandus di kawasan Dempo-Dempo. Sementara itu,Wali Kota Pagaralam Drs H Djauli Kuris MM mengatakan, program ini sudah menjadi program utama Pemkot Pagaralam, termasuk melakukan pengembangan hutan kota di lokasi wisata, meskipun banyak pohon yang rusak,bahkan hilang.

“Saya juga bukan hanya meminta dukungan masyarakat di berbagai tempat, melainkan juga meminta bantuan aparat TNI dari Koramil untuk menanam pohon di lokasi tersebut, sekaligus menjaga dan merawat tanamannya hingga besar,” ungkapnya.

Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka mewujudkan Pagaralam kota hijau dan bebas polusi serta mengurangi beberapa lahan gundul akibat penebangan pohon yang kerap terjadi belakangan ini. (m marzuki)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: