PNS Pensiun Diganti Tenaga Honorer

PALEMBANG (SI) – Pada 2011 mendatang, DPD RI mengusulkan PNS yang pensiun di Provinsi Sumsel digantikan oleh tenaga honorer. Jika kondisi ini dilakukan dalam kurun waktu dua tahun tenaga honorer akan habis dan diangkat menjadi PNS.

Untuk itu, DPD akan mengusulkan kondisi ini ke Menpan dan BKN Pusat. “Masalah tenaga honorer ini sangat komplit. Diseluruh Indonesia pasti ada. Agar masalah ini selesai kita mengusulkan ke Menpan dan BKN agar saat PNS pensiun digantikan oleh tenaga honorer bukan melalui jalur umum. Otomatis dengan kondisi ini maka semua honorer yang ada didaerah akan habis,” ujar anggota DPD RI, Aidil Fitrisyah, saat melakukan pertemuan dengan BKD se-Sumsel di Palembang kemarin.

Menurut Aidil, saat ini untuk tenaga honorer dilingkungan Provinsi Sumsel mencapai 1.800 orang belum termasuk tenaga honorer di kabupaten/kota. Sehingga jika pengangkatan tenaga honorer tersebut dilakukan setiap tahun pada saat terjadi pensiun PNS, maka jumlah tersebut berkurang bahkan habis. Untuk itu, diharapkan setiap daerah pada 2011 mendatang tidak menerima PNS dari jalur umum,melainkan untuk jalur honorer.

“Para tenaga honorer guru dan tenaga lain harus diperhatikan dan diperjuangkan. Pengangkatan harus untuk tenaga honorer sehing-ga tenaga honorer habis. Untuk itu, kita akan membuat payung hukum tentang masalah ini dan DPR segera bentuk badan kerja untuk mengatur pendanaan pengangkatan honorer ini,”tukas dia. Kemudian pada 2011 mendatang, akan terjadi pengangkatan massal guru honor di Sumsel.

Perhitungan tersebut berdasarkan pengangkatan guru pada tahun 1970-1974 silam, yang secara otomatis pada 2011 ada sekitar 15.000 guru akan pensiun di Sumsel. “Pensiunan massal yang disebutkan tersebut dihitung berdasarkan waktu pengangkatan PNS tahun 1973 silam yang secara otomatis pada 2011 nanti akan memasuki masa pensiun. Kalau mereka diangkat pada tahun 1970, 1973, 1974, akan pensiun.

Kondisi itulah, yang akan dimanfaatkan untuk pengangkatan guru honor,”tukas dia. Pihaknya juga sangat mengharapkan jika terjadi pensiun massal pada 2011 mendatang akan terjadi pengangkatan guru honor massal pada 2011 mendatang. Pengangkatan guru honorer ini kata Aidil bukan seolah-olah diciptakan. Pengangkatan guru honor karena keperluan seperti kekurangan tenaga PNS yang pensiun atau lainnya.

Apabila posisi pegawai yang pensiun kosong, maka tugas dari jabatan pegawai pensiun tersebut tidak dapat berjalan. “Kita tidak bisa membiarkan posisi kosong. Jadi harus diisi cepat melalui honorer tersebut,” katanya, Menurut Aidil, jika tidak dilakukan pengangkatan massal atau secara berkala, maka menjadi masalah yang berkepanjangan karena usia guru honor bertambah terus.

Pada akhirnya mereka tidak bisa diangkat karena undang-undang. “Mereka akan berontak. Kalau yang berontak itu orang satu nggak apa-apa. Kalau 10.000 orang bahaya. Untuk itu harus diselesaikan,”jelas dia. Sementara itu, Kepala BKD Sumsel, H Muzakir mengungkapkan saat ini untuk tenaga honorer mencapai 1.800 di Sumsel. Dimana permasalahan di BKD jika melihat yang telah terjadi tidak ada perbaikan.

Sebab,seluruh kebijakan diserahkan kepada daerah masing-masing.Apalagi, daerah yang ada tidak pernah melakukan koordinasi ke Provinsi. “Kita tidak dapat menuntaskan masalah ini. Sebab daerah mempunyai kewenangan masingmasing karena otonomi daerah. Untuk itulah, kiranya DPD dapat membahas masalah ini agar dapat selesai.Kita tidak ingin ada masalah ke depan yang merepotkan semua pihak,”ujar dia. (yayan darwansah)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: