Izin Pemeriksaan Wali Kota Macet di Polda

DUGAAN KORUPSI HOTEL GUNUNG GARE

PAGARALAM(SI) – Penyelesaian kasus dugaan korupsi pembangunan Hotel Gunung Gare Kota Pagaralam sebesar Rp1,4 miliar mengalami kendala belum keluarnya surat izin pemeriksaan terhadap Wali Kota Pagaralam Djazuli Kuris yang telah ditetapkan sebagai saksi.

Padahal, surat izin pemeriksaan yang ditujukan kepada Presiden RI tersebut diketahui telah dilayangkan pihak Polres Pagaralam melalui Polda Sumsel pada pertengahan Januari 2010, tetapi hingga kini belum ada tanggapan.

Seperti yang diungkapkan Ketua LSM Aliansi Pemerhati Kerugian Negara (APKN) Kota Pagaralam Tomi Wisnan.Menurut dia, masyarakat Pagaralam mempertanyakan surat izin pemeriksaan tersebut, karena berdasarkan keterangan pihak Polres Pagaralam, pengajuan izin pemeriksaan telah dilayangkan ke Polda Sumsel.

”Kita semua elemen masyarakat mempertanyakan ke mana surat tersebut apakah masih berada di polda tidak dikirim ke presiden atau memang masih dalam proses. Namun, yang membuat kita bingung, kenapa kok sampai sekarang surat itu tidak keluar-keluar,” ujarnya kemarin.

Tomi berharap izin pemeriksaan tersebut segera dikeluarkan sehingga kasus dugaan korupsi dapat diusut tuntas.”Kita berharap aparat penegak hukum dapat benar-benar bekerja sesuai sumpah jabatan yang mereka emban, jangan sampai semua masyarakat tidak percaya lagi dengan tugas dan fungsi penegak hukum itu sendiri,”bebernya.

Sementara itu,Kapolres Pagaralam AKBP Abdul Soleh mengatakan, surat izin pemeriksaan Wali Kota Pagaralam sudah dilayangkan, tetapi hingga sekarang belum ada titik terang.”Surat tersebut dikirim melalui Polda Sumsel selanjutnya baru dikirim ke Presiden.

Namun, hingga sekarang kita juga belum tahu kendalanya di mana. Biasanya memang jarak waktu surat kalau kita ingin memeriksa kepala daerah memang membutuhkan waktu yang cukup lama,”ungkapnya.

Menurut Kapolres, surat izin pemeriksaan Wali Kota Pagaralam dilayangkan setelah adanya pengembangan hasil pemeriksaan dan penetapan sejumlah tersangka, yaitu Maladi, Harbani, dan A Musni. Dalam kasus ini, sekitar 30 saksi telah dimintai keterangan terkait pengusutan korupsi pembangunan Hotel Gunung Gare, Kelurahan Dempo Makmur, Kecamatan Pagaralam Utara. (m marzuki)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: