Rp431 Miliar untuk 309 Kelurahan

PALEMBANG (SI) – Untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) melalui Dinas PU Cipta Karya telah meluncurkan dana sedikitnya Rp431,05 miliar untuk Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri Perkotaan yang berasal dari bantuan langsung Islamic Bank.

Dana tersebut diperuntukkan bagi 39 kecamatan dengan total kelurahan mencapai 309 kelurahan di tujuh kabupaten/kota di Sumsel. “Pada tahun ini kita telah mendapatkan dana mencapai Rp431,05 miliar yang diperuntukkan bagi 39 kecamatan dengan 309 kelurahan di tujuh kabupa-ten/kota. Daerah yang mendapatkan program PNPM Mandiri Perkotaan tersebut setelah dilakukan pendataan oleh pihak konsultan,”ujar Kepala Dinas PU Cipta Karya Rizal Abdullah di Palembang kemarin.

Menurut dia, program PNPM Mandiri merupakan program pemerintah pusat sejak 2005. Program ini bertujuan mengen-taskan kemiskinan. Sebab, penanggulangan kemiskinan adalah tanggung jawab pemerintah yang harus ditekan sekecil mungkin. “Program ini sudah teruji, efisiensi, dan sangat positif. Di mana, berdasarkan hasil audit hanya 1% yang terjadi penyimpangan.Maka program ini harus dilakukan sistematis guna meningkatkan kesejahteraan rakyat,”katanya.

Dengan adanya program ini, masyarakat bisa membangun berbagai fasilitas, seperti jalan setapak, jembatan, irigasi. Apalagi, bantuan ini diserahkan langsung kepada masyarakat untuk melakukan pengolahan, sementara pihak pemerintah hanya melakukan pengawasan agar tidak terjadi penyimpangan. Dia menjelaskan, program PNPM haruslah sinergi dengan program pemerintah.

Hal ini agar tidak tumpang tindih yakni dengan pelatihan dan seminar. Pihaknya juga akan mengevaluasi apa yang telah dibahas dan apa yang harus diperbaiki dan lakukan ke depan terhadap program PNPM ini ke depan. “Pada 2009 cakupan program PNPM Pedesaan di Sumsel tersebar di 106 kecamatan di 11 Kabupaten/ kota dengan dana Rp157,700 miliar.Tetapi, pada tahun ini jumlah tersebut sedikit mengecil karena daerah yang ada telah berhasil yakni dengan 39 kecamatan dengan 309 kelurahan untuk tujuh kabupaten/kota,” urai Rizal.

Dalam pelaksanaan program ini, kata dia, semua pihak harus akuntabel dan transparan, serta harus tersosialisasikan secara jelas kepada masyarakat agar tidak timbul kecurigaan. Kemudian, dana yang ada harus disalurkan kepada hal-hal yang memang membutuhkan seperti sarana masyarakat dan lainnya. Sementara itu,Kasatker Penataan Lingkungan Yustin Patria menambahkan, untuk tahun ini, program PNPM Mandiri Perkotaan hanya di tujuh Kabupaten/ Kota.

Sebab, daerah yang lainnya sudah dinilai berhasil sehingga harus pindah ke daerah lain. Seperti untuk 2010 Kota Palembang mendapatkan jatah 16 kecamatan dengan dana mencapai Rp23,500 miliar, Pagaralam 5 Kecamatan mendapatkan dana mencapai Rp4,240 miliar,Prabumulih 6 Kecamatan dengan dana Rp4,430 miliar,

OKU dengan 2 Kecamatan R4,020 miliar, OKI satu Kecamatan dengan dana Rp4,150 miliar, Muaraenim satu Kecamatan dengan dana Rp1,8 miliar dan Lubuk Linggau dengan 8 kecamatan Rp9,950 miliar. “Sekarang ini pihak konsultan sedang melakukan peninjauan. Sehingga jika suatu daerah sudah tiga kali mendapatkan dana PNPM Mandiri Perkotaan tidak boleh lagi dan akan dipindahkan ke daerah lain,”ujar dia. (yayan darwansah)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: