Rapat Bahasa Inggris Berlangsung Mandek

PALEMBANG (SI) – Rapat staf bulanan menggunakan bahasa Inggris yang dilakukan sejak Januari 2010 tampaknya belum bisa memuaskan Gubernur Sumsel H Alex Noerdin.

Pasalnya, masih banyak pejabat yang kurang menguasai dasardasar bahasa Inggris sehingga saat melakukan pemaparan kerap terkendala. Akibatnya,Alex Noerdin menilai rapat staf dengan bahasa Inggris masih jalan di tempat. “Saat ini rapat dengan bahasa Inggris masih jalan di tempat.

Masih banyak pejabat yang kurang memahami dasar-dasar bahasa Inggris,” ujar Gubernur Sumsel H Alex Noerdin seusai memimpin rapat staf bahasa Inggris di ruang Rapat Bina Praja Sumsel,Selasa (13/4). Ke depan agar rapat akan berjalan lebih baik, Gubernur akan melakukan upaya keras dengan mendorong para pejabat untuk kembali belajar Bahasa Inggris.

Apalagi, Pemprov Sumsel telah menyiapkan staf khusus bidang pendidikan untuk memicu peningkatan kualitas berbahasa Inggris para pejabat Pemprov Sumsel. Terlebih, para pejabat sebelum diterapkan program tersebut sudah diberikan waktu satu tahun untuk belajar. “Para pejabat yang ada akan kita pushatau dorong lebih keras lagi. Sebab, kalau tidak, program ini akan menjadi hangat-hangat tahi ayam yang pejabatnya masih banyak yang tidak menguasai bahasa Inggris,”tukasnya.

Ditambahkan Alex, untuk saat ini kemampuan bahasa Inggris di kalangan pejabat Pemprov Sumsel harus dipaksakan.Karena itu,Alex optimistis, setelah enam bulan ke depan,para pejabat Pemprov Sumsel akan mampu berbahasa Inggris dengan baik jika terus dilatih. “Dari rapat yang berjalan tersebut, ada pejabat yang sudah baik berbahasa Inggris, ada yang biasa saja, bahkan ada yang nol sama sekali.

Untuk itu, saya mengimbau keras, para pejabat belajar berbahasa Inggris mulai sekarang di mana saja,”tegasnya. Pasalnya, dikatakan Alex, selain di rapat, ketika menghadap Gubernur, mereka juga harus bisa berbahasa Inggris, kalau tidak silakan keluar. “Ke depan rapat menggunakan bahasa Inggris ini harus diterapkan di rapat staf di masing-masing satuan kerja perangkat daerah (SKPD).

Jadi,bahasa Inggris ini harus dipaksa.Sebab, pada pelaksanaan Sea Games mendatang bisa dipastikan banyak pendatang dari luar negeri yang datang. Jika tidak bisa berbahasa Inggris, bagaimana kita bisa melayani mereka dengan baik. Sementara perkataan mereka saja kita tidak mengerti,”ujar dia. Menanggapi banyaknya para pejabat yang belum menguasai bahasa Inggris dengan baik, Staf Khusus Gubernur bidang Pendidikan Pemprov Sumsel Prof Chuzaima Diem mengungkapkan,yang menjadi kendala para pejabat Pemprov Sumsel untuk belajar bahasa Inggris adalah waktu.

Mereka kerap tidak ada waktu karena sibuk dengan pekerjaan untuk belajar. Akibatnya, masih ada pejabat yang kurang menguasai Bahasa Inggris. “Jadwal yang padat menyebabkan mereka kesulitan untuk menyediakan waktu untuk belajar.Padahal, kita sudah berupaya semaksimal mungkin untuk membantu mereka dalam belajar Bahasa Inggris,”ujar Chuzaima. Dia menyarankan agar para pejabat Pemprov Sumsel untuk terus banyak membaca literatur dalam bahasa Inggris dan terus berlatih.Sebab,tidak ada cara lain, dengan berlatih mereka dapat meningkatkan kemampuannya dan lebih percaya diri. (yayan darwansah)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: