Susno Duadji Hulubalang Besemah

PALEMBANG (SI) – Masyarakat Kabupaten Lahat dan Kota Pagaralam,Sumatera Selatan (Sumsel) memberikan gelar kehormatan “Hulubalang Besemah”kepada mantan Kabareskrim Mabes Polri Komisaris Jenderal Polisi (Komjen Pol) Susno Duadji. Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Jurai Besemah, Aspan Fikri Sanaf mengungkapkan, gelar tersebut layak diberikan kepada Susno yang dengan gigih memperjuangkan pemberantasan makelar kasus (markus) di tubuh Polri.

Padahal Susno adalah bagian dari institusi berbaju cokelat tersebut. “Di Bumi Besemah tidak mengenal namanya preman atau jawara. Yang ada adalah hulubalang. Di mana orang yang diberi gelar tersebut memang benar-benar sosok yang berani mengungkapkan kebenaran tanpa rasa takut dengan risiko apapun demi suatu kebenaran,” ujar Asfan saat menggelar acara yasinan dan doa bersama Persatuan Jurai Besemah untuk memberi dukungan moril kepada Susno di kediaman Sekjen Jurai Besemah, Hamlian Nasir, di Jalan Kapten A Rivai, Lorong Muawanah, tadi malam.

Direktur Utama Bank Pembangunan Daerah Sumatera Selatan Bangka Belitung (BPD Sumsel Babel) ini menambahkan,acara tersebut digelar setelah dirinya bersama tokoh Jurai Besemah yang lain bertatap muka dengan Susno Duadji,Minggu (11/4) lalu. Dikatakannya, dalam pertemuan dengan Susno di kediamannya tersebut,Susno berjanji tidak akan mundur selangkahpun dalam membuktikan apa yang diungkapkannya selama ini.

“Dari sanalah,akhirnya kamisepakatdanmembulatkansuara bahwa apa yang dilakukan saudara Susno perlu didukung.Karena beliau melakukan hal tersebut untuk mengungkapkan kebenaran,” tambahnya. Hal senada diungkapkan penasehat DPP Jurai Besemah, ProfDrBuchori Rachman. Menurut Buchori, dalam adat Jurai Besemah menganut istilah Seganti Setungguan.

Yang berartisegalasesuatuyangbenardan bergunaharuslahmendapatdukungan, baik moril ataupun materil. Dia menjelaskan, saat ini anggota Jurai Besemah sudah mencapai sekitar 200.000 anggota yang tersebar di seluruh Indonesia. Untuk Sumsel jumlahnya sudah 50.000 anggota, dan semuanya mendukung apa yang dilakukan Susno Duadji. Selain itu dikatakannya,maksud dan tujuan kedatangan para tokoh Jurai Besemah ke kediaman Susno Duadji beberapa waktu lalu,adalah untuk bersilaturahmi.

Selain itu untuk mendengarkan langsung dari mulut Susno terkait “kemelut”yang sedang dihadapi selama ini. Apalagi menurutnya, selama ini mereka melihat Susno terkesan dikucilkan oleh keluarga besarnya (Polri). “Dalam adat kami ada pepatah “Aguk iluk,aguk karut,ngancakkah dai”yang artinya segala sesuatu yang berkaitan dengan suatu masalah harus ada kejelasan dari sumbernya,

dan hal itu sudah kami dengar langsung dari Susno Duadji,” jelasnya. Tokoh Jurai Besemah yang lain, Farhan Firza yang juga Wakil Ketua DPRD Kabupaten Lahat mengungkapkan, selain dukungan moril berupa doa, pihaknya akan melakukan upaya dukungan lain kepada Susno Duadji seperti dukungan advokasi.

Khawatir Diracun

Sementara itu, tim dokter Mer- C, melarang Susno Duaji mengonsumsi makanan dan minuman dari pihak luar keluarga.Pasalnya, dikhawtirkan akan ada upaya dari pihak tertentu hendak mencelakai Susno dengan memasukkan racun dalam makanan atau minuman. “Pak Susno kan sedang dalam posisi sekarang, ditakutkan ada apa-apa. Jadi keluarga harus lebih selektif lagi dalam memberikan makanan dan minuman.

Makanan dari luar harus diseleksi,” ujar dr Jose Rizal,Ketua Tim Dokter Mer-C seusai memeriksa kondisi kesehatan Susno di kediamannya di Puri Cinere Jalan Cibodas 1 No 7, Cinere, Limo Depok,dini hari kemarin. Sementara itu, sejumlah Anggota DPRD Pagaralam mendatangi kediaman Susno siang kemarin. Mereka yakni, Dwikora Sastar Negara, Armansyah, Listiawati dan Amaldi.“Kedatangan kita kesini untuk Silahturrahmi lihat kondisi beliau, kebetula tadi ada kegiatan di Lemhanas, jadi kita sempatkan ke sini,”ujar Armanysah.

Kemungkinan Ada Mr X Lain

Kuasa Hukum mantan Kabareskrim Susno Duadji, Zul Armain mensinyalir, besar kemungkinan ada Mr X lain selain SJ yang terlibat sebagai makelar kasus (markus) di tubuh Polri. “Saat ini yang sudah muncul SJ.Bisa jadi ada Mr X Mr X lain yang jadi markus di tubuh Mabes Polri,”kata Zul di kediaman Susno,kemarin. Namun, mengenai siapa dan jumlah MR X yang dimaksud, Zul tidak mengungkapkannya dengan pasti.

Dia beralasan,hingga saat ini Susno masih belum mau mengungkapkannya. Penyebutan nama SJ sebagai markus,kata Zul tidak diucapkan secara langsung oleh Susno. Penyebutan SJ sebagai markus, justru dilakukan Kabareskrim Komjen Pol Ito Sumardi. “Pak Susno hanya menyebut Mr x. SJ terungkap (kepada publik) justru dari Pak Ito (Kabareskrim Komjen Pol Ito Sumardi) sendiri,”bebernya.

SJ Dikonfrontir dengan Tersangka

Mabes Polri kembali mengkonfrontir Syahril Djohan, orang yang disebut sebagai makelar kasus dengan sejumlah tersangka yang terlibat dalam perkara pajak Gayus Halomoan P Tambunan. Wakil Kepala Divisi Humas Mabes Polri Komisaris Besar Polisi Zaenuri Lubis menjelaskan, tim penyidik terus melakuan pemeriksaan secara marathon terhadap mantan diplomat tersebut.

Bahkan, kemarin yang bersangkutan kembali dikonfrontir dengan tujuh tersangka. Diantaranya, Gayus HalomoanP Tambunan, Andi Kosasih, Lambertus, AKBP Mardiani, Kompol Arafat, dan AKP Sri Sumartini. ”Yangsaya perolehdaritimmemang hari ini Pak Syahril dikonfrontir dengan tersangka lainnya. Hasilya belum kami dapatkan,”jelasnya. Tahap awal konfrontir yakni baru sebatas soal identitas masingmasing, apakah mereka saling mengenal atau tidak.

Konfrontir sendiri dilakukan di lantai dua Gedung Utama Mabes Polri. Wakadiv Humas Mabes Polri Komisaris Besar Polisi Zaenuri memastikan, jadwal sidang kode etik terhadap sejumlah anggota Polri termasuk Susno yang diduga terlibat dalam perkara Gayus akan dilakukan pekan depan. (irhamudin/a fajrihidayat/kholil/sucipto)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: