Stop BAB,Jangan Cemari Musi

PALEMBANG (SI) – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H Alex Noerdin mengimbau masyarakat Sumsel untuk tidak lagi mencemari Sungai Musi. Pasalnya, saat ini hulu Sungai Musi di Kabupaten Empat Lawang sudah tercemar.

Kondisi pencemaran ini disebabkan ulah manusia,seperti merusak daerah tangkapan air dan membuang sampai di sungai. Bahkan, yang lebih parah lagi adalah masih banyak warga yang membuang kotoran atau buang air besar (BAB) di sungai. Untuk itu, hal tersebut mulai dari sekarang harus dihentikan. “Pada saat melakukan Jelajah Musi beberapa waktu lalu sudah terlihat, dari hulu Sungai Musi yang berada di Dusun Tanjung Raya Kabupaten Empat Lawang kondisi air sudah cokelat.

Hal ini disebabkan daerah tangkapan air sudah rusak. Bahkan, pencemaran lain sudah banyak mulai dari sampah dan banyaknya warga yang membuang kotoran di sungai, terutama dari warga yang tinggal di bantaran sungai. Untuk itu, hal ini harus dihentikan agar kondisi Sungai Musi dapat kembali bersih dan jernih,” ujar Alex di Palembang kemarin.

Untuk mengembalikan kondisi Sungai Musi, selain mencegah terjadinya perusakan daerah tangkapan air, Alex mengharapkan pembangunan perumahan di bantaran sungai tidak membelakangi sungai. Sementara itu,Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Provinsi Sumsel Ahmad Najib menga-takan, banyaknya warga yang membuang limbah ke sungai,

terutama di Sungai Musi membuat sungai yang membelah Kota Palembang Ulu dan Ilir tersebut tercemar bakteri fecal coli yang disebabkan limbah domestik atau kotoran manusia. Akibatnya, meskipun masih bisa digunakan kondisi air sudah tidak dapat dikonsumsi begitu saja tanpa ada pengolahan lebih lanjut. (yayan darwansah)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: