Akhirnya,Sebagian Gaji Honorer Cair

PALEMBANG (SI) – Angin segar tampak di raut wajah 1.400 honorer di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel.Pasalnya,gaji empat bulan yang pembayarannya terhambat karena adanya perubahan pos anggaran tersebut telah cair.

Tetapi, dari 39 satuan kerja perangkat daerah (SKPD) yang ada, baru sebagian yang mengajukan. Selebihnya belum sama sekali mengajukan sehingga membuat nasib para honorer yang bekerja di SKPD tersebut tidak jelas. “Beberapa waktu lalu saya sudah menandatangani surat perintah pencairan dana (SP2D) dari beberapa SKPD untuk pembayaran gaji. Jadi, jika mereka sudah ajukan SP2D maka gaji honorer yang ada di SKPD tersebut dapat dicarikan untuk dibayarkan,” ujar Kepala Biro Keuangan Laonma PL Tobing di Palembang kemarin.

Meski begitu, lanjut Laonma, dari 39 SKPD yang ada,baru sebagian yang mengajukan SP2D. Sementara, selebihnya sama sekali belum ada yang mengusulkan. Untuk itu, pihaknya meminta SKPD agar sesegera mungkin mengajukan pembayaran gaji para honorer tersebut. “Sebenarnya keterlambatan pembayaran gaji ini lebih disebabkan lambannya SKPD mengajukan pembayaran. Padahal, sudah jauh-jauh hari kita menginformasikan agar pengajuan secepatnya dilakukan.Tetapi, hingga kini baru sebagian saja yang mencairkan pembayaran. Untuk itu, kita minta SKPD secepat mungkin mengajukan SP2D,” ucap dia seraya menambahkan, pencairan gaji honorer pertama kali pada Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Sumsel dan diiringi beberapa SKPD yang ada.

Masalah yang timbul selama ini yakni keterlambatan pembayaran gaji honorer sebenarnya tidak ada masalah.Pasalnya,dana pembayaran gaji honorer baik yang database dan non-database atau outsourcing sudah ada. Bahkan, Dewan juga sudah menyetujui, sehingga tidak ada masalah. Akan tetapi, kata dia, karena masih ada dinas, badan, dan kantor belum ada yang mengajukan surat perintah membayar sehingga pihaknya tidak dapat melakukan pembayaran. Di mana, untuk pembayaran gaji pegawai dan honorer di lingkungan Pemprov Sumsel pihaknya sudah menganggarkan dana sebesar Rp12,5 miliar dalam satu tahun. Sementara, untuk pembayaran rapel 1.400 honorer,baik yang terdaftar di database dan outsourcing selama empat bulan, pihaknya sudah menganggarkan Rp4 miliar lebih. “Kita tidak akan memperhambat proses pembayaran ini.

Secepatnya akan kita cairkan. Akan tetapi, kami harapkan SKPD untuk cepat mengajukan pembayaran agar tidak terlalu lama,” tukasnya. Saat ini, kata Laonma, untuk pembayaran gaji honorer bisa saja berkurang dari 1.400, baik untuk tenaga honorer maupun outsourcing.Pasalnya,ada beberapa tenaga honorer yang lulus CPNS dan ada juga yang berhenti. Untuk itu, pihaknya akan meminta data lengkap dari setiap SKPD mengenai jumlah tenaga honorer dan outsourcing di masing-masing SKPD. Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumsel Musyrif Suwardi mengatakan, sekarang ini sudah ada gaji honorer yang dibayarkan. SKPD yang ada sudah mengajukan SP2D ke Biro Keuangan sehingga dapat mencairkan dana. Akan tetapi, bagi SKPD yang belum mengajukan SP2D,tidak dapat dilakukan pembayaran. Sebab, lama atau tidaknya pembayaran tergantung dari SKPD itu sendiri.

“Kondisi ini diharapkan tidak berlarut-larut.Jadi kepada SKPD yang belum ajukan pembayaran untuk secepatnya mengajukan surat perintah pencairan dana ke Biro Keuangan. Dengan begitu gaji honorer dapat segera dibayarkan,” tukas dia. Sekda mengatakan,keterlambatan pembayaran selama ini disebabkan karena alokasi anggaran untuk penggajian tenaga outsourcing tersebut tidak diperbolehkan lagi melalui belanja pegawai, melainkan melalui belanja barang dan jasa. Sementara itu, ER, salah seorang honorer di lingkungan Pemprov Sumsel mengatakan, gaji honorer yang tertunda selama 4 bulan sudah dibayarkan sebesar Rp3,2 juta.

Tetapi, karena dia sudah berutang selama gaji tersebut tidak dibayarkan, akhirnya gaji tersebut hanya untuk membayar utang semata.“Saya senang karena gaji kami sudah dibayar.Tetapi, karena kami sudah banyak utang untuk menutupi kebutuhan hidup selama empat bulan tersebut terpaksa gaji tersebut hanya cukup untuk bayar utang,”ujar dia. (yayan darwansah)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: