Karcis BRT Rawan Kebocoran

PALEMBANG (SI) – Tingginya antusias masyarakat Kota Palembang menggunakan sarana transportasi Bus Rapid Transit (BRT) Transmusi menimbulkan kekhawatiran baru di pihak pengelola.

Khususnya,rawan terjadinya kebocoran dalam transaksi karcis BRT. Pasalnya, dugaan kebocoran pada sistem pengelolaan karcis yang digunakan sebagai alat bukti penumpang benar-benar terjadi.Menurut Direktur Operasional PT Sarana Pembangunan Palembang Jaya (SP2J) Yusransyah, permasalahan tersebut bermula saat salah seorang pramugara yang tidak memberikan karcis kepada penumpang dengan alasan karcis habis. Ironisnya, pramugara tersebut justru tidak menyetorkan uang tarif tersebut ke SP2J. Menurut Yusran, karcis yang tidak diserahkan tersebut memang jumlahnya tidak terlalu banyak.Namun, jika dibiarkan,dikhawatirkan akan mengancam sistem administrasi transportasi ini ke depan.

“Karena itu, kita sudah ambil tindakan tegas untuk pramugara tersebut. Sekarang sedang diperiksa kalau memang terbukti bersalah,itu bisakitapecat,”tegas Yusra,kemarin. Sistem karcis yang digunakan Transmusi ini memang rawan kebocoran.“ Meskipun petugas sudah kita gembleng dengan disiplin,kemungkinan petugas nakal masih ada.Jadi,mau tidak mau kita harus segera memakai sistem smart card. Dengan cara ini, kita bisa langsung memantau dari kantor,” jelas Yusran seraya enggan menyebutkan nama pramugara yang bersangkutan. Nilai kerugian karena kebocoran sistem karcis ini cukup besar. Pada akhir 2010, pihaknya akan mendatangkan kembali Bus Tranmusi sebanyak 75 unit.”Jadi secara keseluruhan jumlah BRT kita 100 unit. Berdasarkan hasil perhitungan kita, potensi kebocoran bisa sampai Rp1,5 juta per hari.

Jumlah itu akan lebih besar kalau kita kalkulasikan dalam sebulan yang bisa mencapai Rp45 juta,”beber dia. Smart card yang semula dijadikan sebagai solusi hingga kini masih terus dibahas. “Kita ingin semuanya terkoneksi dalam satu sistem. Smart card ini memang satusatunya jalan untuk menekan kebocoran. Kita tidak ingin seperti bus kota,yang awalnya dulu memakai karcis, tapi lama-lama diubah sistem setoran, karena tidak disiplinnya penggunaan karcis,” ujarnya. Menanggapi hal tersebut,Wali Kota Palembang Eddy Santana Putra meminta dengan tegas kepada semua petugas Transmusi, sopir atau pramuniaga,untuk mematuhi peraturan yang telah ditentukan. “Kita ingin Transmusi ini menjadi contoh untuk angkutan massal.

Sopirnya tidak ugal-ugalan.Kalau ada yang nakal sanksi pemecatan tentunya harus diberikan,”kata Eddy. Untuk pengembangan BRT, tiga koridor baru untuk Transmusi harus segera diberlakukan.Hal ini untuk memenuhi permintaan masyarakat, khususnya dari Seberang Ulu yang belum dilintasi Transmusi.“ Karena itu, bus seharusnya ditambah 100 unit lagi. Kita juga nanti akan tambah haltenya sekitar 70 halte lagi.Tapi, haltenya lebih sederhana dari halte sekarang. Tidak tertutup kaca lagi,”ujarnya. Eddy menambahkan,penambahan 75 bus ini baru sebagai tahap awal. ”Untuk melakukan reformasi kendaraan umum,kita untuk memenuhi kebutuhan transportasi warga Palembang,setidaknya dibutuhkan sekitar250unit Transmusi,”tukasnya.

Hal senada diungkapkan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Palembang Edi Nursalam.Dia mengatakan,keberadaan BRT nantinya bisa menggeser bus kota yang tidak laik jalan.”Hanya, sejumlah unit bus kota yang memiliki izin operasional hingga 2017 kemungkinan besar akan kita modifikasi menjadi BRT juga. Tentunya kita meminta pertimbangan dari pemilik bus kota tersebut,”jelasnya. Dari 75 bus yang akan datang nantinya, 20 unit bus akan digunakan sebagai tambahan mengisi dua koridor awal, yaitu Terminal Alang-alang lebar (AAL)-Ampera dan Sako-PIM.Sedangkan sisanya, sekitar 55–60 unit, diperuntukkan bagi tiga koridor baru, yaitu Plaju- Terminal Karya Jaya, Jaka Baring- PIM/PS, dan Terminal Sako-PIM via pusri atau veteran.

2011, BRT Transmusi Layani Semua Jurusan

Pada 2011, bisa dipastikan semua jurusan akan dilayani BRT Transmusi.Pasalnya,saat ini Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) melalui Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informasi Sumsel tengah mengusulkan pengadaan 50 unit bus. Pada pelaksanaan Sea Games ke-50 bus tersebut akan terlebih dahulu diperbantukan sebagai angkutan para kontingen.Tetapi, setelah itu bus tersebut baru akan dipergunakan untuk menunjang kekurangan Transmusi sehingga semua jalur dapat terlayani.

“Bus yang akan didatangkan tersebut bentuknya hampir sama dengan Transmusi saat ini. Bus tersebut merupakan bantuan dari Kementerian Perhubungan yang akan diperbantukan untuk pelaksanaan Sea Games.Tetapi, setelah itu baru akan dipergunakan untuk angkutan Transmusi,” ujar Kepala Dinas Perhubungan,Komunikasi, dan Informasi Provinsi Sumsel H Sarimuda di Palembang kemarin. Menurut dia, usulan pengadaan bus tersebut telah disampaikan ke Kementerian Perhubungan, sehingga sebelum pelaksanaan Sea Games, bus tersebut diharapkan telah ada.Apalagi,bus tersebut sangat penting untuk menunjang pelaksanaan Sea Games selain untuk kepentingan lain pasca-Sea Games, yakni menambah armada BRT Transmusi. “Kita tidak minta dana kepada pusat. Tetapi, kita minta langsung barang.

Karena itu, sebelum pelaksanaan Sea Games, bus tersebut harus sudah ada,”ungkap dia. Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumsel Musyrif Suwardi menambahkan, pengusulan 50 unit bus tersebut untuk armada angkutan Sea Games.Tetapi setelah Sea Games, nantinya bus tersebut baru akan diperbantukan untuk armada Transmusi.“Pengusulan ini selain telah disampaikan ke pusat juga telah kita sampaikan kepada Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI untuk diperjuangkan. Sebab, bantuan ini sangat penting untuk mengangkut kontingen pada pelaksanaan Sea Games mendatang,” tukas dia. (andhiko tungga alam/ yayan darwansah)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: