Banjir Hantam Perkebunan Teh

PAGARALAM (SI) – Puluhan hektare area perkebunan teh milik PTPN VII dan puluhan hektare perkebun sayur warga di kawasan Kampung IV,Kelurahan Gunung Dempo, Kecamatan Pagaralam Selatan, rusak parah setelah dilanda banjir bandang, kemarin.

Kerusakan terparah menghantam area perkebunan sayur di Dusun Gunung Agung dan Dusun Jambat Akar. Puluhan pipa air bersih milik warga setempat juga ikut hanyut terbawa arus. Seperti yang diungkapkan, Dendi,45,warga setempat.Menurutdia, akibatbanjirbandangyang melanda dari atas lereng Gunung Dempo, puluhan hektare perkebunan sayur milik warga setempat rusakparahbahkanhilang.“banjir cukup dahsyat, ini akibat hutan banyak gundul.

Akibatnya,kebun sayur saya hancur,”katanya. Menurutnya,musibah banjir bandang menyebabkan pengikisan di sekitar sungai yang berada di areal kebun the. Bahkan puluhan batang pohon kayu roboh dan hanyut terbawa arus. Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan Ir Hasan Baren mengatakan, memang ada sejumlah daerah terjadi perambahan termasukdisekitarhutanlindungdan hutan Bukit Dingin yang luasnya mencapai sekitar 3.000 herktare.

Menurut dia, saat ini cukup banyak kendala dihadapi pemerintah dalam mengatasi persoalan perambahan. Selain luasnya wilayah dan keterbatasan petuags penjaga hutan. “Kita hanya memiliki petugas jaga hutan hanya sekitar 30 orang untuk menjaga sekitar 28.740 hektare hutan lindung yang tersebar di lima kecamatan di Kota Pagaralam.

Sedangkan dalam kondisi kritis mencapai 5.000 hektare.Sementara di sekitar lereng Gunung Dempo hutan yang mengalami kerusakan ada sekitar 1.000 hektare akibat perambahan dan pergeseran batas hutan dengan lokasi perkebunan,” ungkapnya. (m marzuki)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: