Pencomotan Pejabat Muba sesuai Prosedur

PALEMBANG (SI) – Pencomotan Asisten II Sekretariat Daerah (Setda) Musi Banyuasin (Muba) HA Ratuddin Machdin untuk menjadi Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) dikatakan Kepala BKD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Muzakir sesuai prosedur yang berlaku.

Di mana, kepindahan HA Ratudin Machdin dari Asisten II Setda Muba sudah melalui persetujuan Bupati Muba H Pahri Azhari. Apalagi, ditambahkan adanya pengajuan yang bers-angkutan untuk pindah.“Kalau tidak ada pengajuan yang bersangkutan dan persetujuan bupati setempat, bagaimana Gubernur dapat menyetujui dan menandatangani kepindahan pejabat tersebut. Jadi, kepindahan HA Ratudin Machdin sesuai prosedur,” ujar Kepala BKD Sumsel Muzakir seusai rapat staf di ruang Rapat Bina Praja kemarin.

Mengenai banyaknya tudingan bahwa pencomotan hanya sepihak, menurut Muzakir, hal tersebut lebih disebabkan kalangan DPRD yang ada tidak mengetahui berkas yang telah diajukan.Pasalnya, pengajuan tersebut merupakan urusan kepemerintahan. “Pengajuan tersebut sudah lama. Mungkin saja mereka tidak tahu, jadi mempermasalahkannya. Padahal, pemindahan tersebut sesuai prosedur dan sesuai undang-undang,”papar dia. Muzakir menambahkan, pemindahan pejabat sebenarnya tidak hanya dari Muba.

Dari kabupaten/ kota yang lain juga ada, mulai golongan II, III, hingga IV. Jadi, pemindahan pejabat ini bukan hanya dari Muba, mengingat masalah ini sesuai pengajuan. “Setiap hari ada pengajuan pejabat yang pindah,mulai golongan II dan III dari 15 kabupaten/kota di Sumsel,”papar dia. Kemudian, pihaknya juga sangat prihatin atas banyaknya tudingan berbagai pihak dengan kondisi ini. Untuk itulah, pihaknya berharap masalah ini untuk diperjelas karena kepindahan pejabat tersebut sesuai prosedur dan usulan dari daerah ke Provinsi.“

Memang kita sangat prihatin ketika mendengar adanya pendapat mengenai hal ini. Padahal, kepindahan tersebut sesuai usulan. Jadi Gubernur tinggal mengesahkannya saja. Kalau tidak ada usulan bagaimana dapat pindah,” tegas Muzakir. Sementara itu, anggota Komisi I DPRD Sumsel Syaiful Islam mengatakan, saat ini dari 51 satuan kerja pemerintah daerah (SKPD) di Pemprov Sumsel, 11 di antaranya dibawahi pejabat dari Kabupaten Muba.

“Kami menilai Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) sama sekali tak berfungsi dan tak ada manfaatnya, karena kita tahu 20% pejabat di Sumsel itu dari Muba. Ini kan jadi pertanyaan masyarakat, seolah olah ada sesuatu,”kata Syaiful kemarin. Sementara itu, Sekretaris Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Muba Suyatno mengatakan, terkait kepindahan Asisten II Setda Muba HA Ratuddin Machdin menjadi Sekretaris DPRD Provinsi Sumsel,tidak pernah ada surat usulan atau penawaran yang dilakukan BKD Muba.

Untuk diketahui, sejumlah pejabat yang telah pindah ke Pemprov Sumsel, yaitu Kepala BKD Muba H Muzakir yang kini menjadi Kepala BKD Provinsi Sumsel, Kadis Kehutanan Muba Sigit Wobowo menjadi Kadis Kehutanan Provinsi Sumsel, Kadis PU BM Muba Heri Amalindo menjadi Kadis PU BM Provinsi Sumsel, serta Kadis PU CK Rizal Abdullah menjadi PU CK Provinsi Sumsel.

Selain itu, Kadis Pendidikan Muba Ade Karyana menjadi Kadis Pendidikan Provinsi Sumsel, Kadis Pertanian Muba Hj Nelly Rasdiana menjadi Kadis Pertanian dan Hortikultura Sumsel,Kadis Pertambangan Muba Robert Heri menjadi Kadis Tamben Provinsi Sumsel, Kadis Pemuda,Olahraga, dan Pariwisata Muba H Musni Wijaya menjadi Kadis Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumsel. (yayan d/erwanto/edy p)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: