Sekda: Honorer Titipan Marak

PALEMBANG (SI) – Sekda Sumsel H Musyirif Suwardi mencurigai sampai saat ini masih banyak tenaga honorer siluman yang diduga merupakan titipan yang bekerja di sejumlah dinas di lingkungan Pemprov Sumsel.

Bahkan, saat ini 181 honorer non- PNS atau tenaga kegiatan diduga “siluman” tercatat di Dinas PU Bina Marga Provinsi Sumsel. “Saya tidak ingin ada lagi tenaga honorer titipan di lingkungan Pemprov Sumsel,” tegas Musyirif dalam rapat membahas tenagaoutsourching di Graha Bina Praja kemarin.

Menurut Sekda, dari laporan Kepala BKD Sumsel H Muzakir,ternyata Dinas PU BM tidak dapat memberikan informasi di mana saja ratusan honorer tersebut ditempatkan. Untuk itu, pada 2011 agar tenaga kegiatan atau honorer yang tidak masuk database yang tidak lagi dipakai untuk diputuskan hubungan kerjanya. “Lihat saja hanya di Dinas PU BM yang pegawai non-PNS-nya paling banyak.

Dengan begitu di mana lagi mereka ditempatkan.Apalagi, di dinas tersebut terdapat 606 PNS yang bekerja. Jadi, saya tidak ingin lagi ada tenaga honorer titipan ini,”tegasnya Dia mengatakan,boleh saja banyak tenaga yang ada di Dinas PU BM.Tetapi,status pegawai tersebut bukan tenaga honorer,melainkan tenaga kegiatan pada pelaksanaan proyek. Jadi, jika proyek tersebut habis maka kontrak mereka juga harus diputuskan.

Bukannya malah setelah menjadi tenaga kegiatan mereka malah diangkat menjadi tenaga honorer. “Kondisi inilah yang menjadi masalah. Seharusnya mereka itu hanya pegawai lepas yang jika proyek selesai mereka juga harus keluar. Tidak mungkin 181 pegawai tersebut semuanya untuk operator komputer.Apa kerja para PNS yang ada.Terlebih, jika mereka ditanggung oleh APBD maka tentu saja tidak cukup,meskipun sudah dianggarkan Rp21 miliar,” tandas mantan Kadispenda Sumsel ini.

Pada 2011, jelas Musyirif, di Pemprov tidak ada lagi tenaga honorer, kecuali bagi mereka yang sudah masuk dalam database. Jadi, mulai saat ini setiap SKPD harus menyampaikan kepada masingmasing honorer non-PNS maupun tenaga kegiatan proyek untuk tidak berharap banyak. Pada saat mereka tidak lagi dibutuhkan,mereka harus berhenti.

“Kita tidak ingin memberikan harapan kepada tenaga honorer non-PNS ini. Karena bisa dipastikan mereka berharap untuk diangkat menjadi PNS. Padahal, berdasarkan PP tidak boleh lagi ada tenaga honorer tambahan. Jadi, kita tidak akan lagi menambah tenaga honorer di Pemprov Sumsel ini,”tukasnya. Musyrif menambahkan, saat ini terdapat 17 SKPD yang mengajukan penambahan tenaga honorer mencapai 422 orang.

Dengan adanya penambahan ini,pihaknya tidak akan melarang, tetapi hal yang ada tersebut merupakan tanggung jawab penuh SKPD. Sementara itu, Kepala BKD Provinsi Sumsel H Muzakir mengatakan, sampai saat ini pihaknya belum mendapatkan data valid semua tenaga honorer di Dinas PU Bina Marga Provinsi Sumsel tersebut.“ Kita tidak tahu semua tenaga yang mencapai 181 orang tersebut ditempatkan di mana. Jika hanya untuk operator komputer, tentunya sangatlah banyak dan tidak sesuai,” ujarnya.

Pihaknya ingin data semua tenaga honorer lengkap dengan absen, nama, dan di mana mereka ditempatkan untuk disampaikan ke BKD untuk dilaporkan kepada Gubernur Sumsel. “Kita minta laporan data semua honorer ini. Mulai dari absensi,nama,dan di mana mereka ditempatkan. Kita tidak ingin ada tenaga honorer dan tenaga kegiatan proyek fiktif.

Jika ada pemeriksaan dari Inspektorat maupun BPK maka SKPD tersebutlah yang harus bertanggung jawab,” tegas mantan Kepala BKD Muba ini. Muzakir mengatakan, saat ini sedikitnya terdapat 1.400 tenaga honorer di lingkungan Pemprov Sumsel maupun honorer database dan non-database. Namun dari jumlah tersebut terdapat 17 SKPD yang mengajukan penambahan tenaga kegiatan, yakni 422 di antaranya untuk tenaga kegiatan seperti cleaning service, badan penanggulangan bencana dan lainnya. (yayan darwansah)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: