Dua Pejabat Disdikpora Mangkir

PAGARALAM(SI) – Dari tiga pejabat Dinas Pendidikan,Pemuda,dan Olahraga (Disdikpora) Kota Pagaralam yang dijadwalkan diperiksa Tim penyidik Pidana Korupsi (Pidkor) Polres Pagaralam kemarin, hanya satu orang yang datang. Pantauan SI kemarin,pemenuhan panggilan berlangsung sekitar pukul 10.30 WIB di ruang Pidkor Polres Pagaralam.

Dari ketiga saksi yang diminta datang, hanya Marjohan MPd, Kabid Persekolahan Disdikpora,saja yang hadir.Dalam pemeriksaan, Marjohan menjawab sekitar 25 pertanyaan yang dilontarkan penyidik pembantu Briptu Deka Saputra. Kapolres Pagaralam AKBP Abdul Soleh melalui Kasat Reskrim AKP Syahril mengatakan, pemanggilan dalam rangka meminta keterangan beberapa saksi terkait lanjutan pengembangan kasus dugaan korupsi dana alokasi khusus (DAK) tahun 2008 terhadap 37 sekolah sebesar Rp11.804.460.000. “Kita menginginkan kasus ini segera dapat diselesaikan tanpa mengulur-ulur waktu.

Apalagi saat ini tim audit BPKP sedang melakukan tugasnya,yakni melakukan penyidikan sehingga dengan target waktu yang kita harapkan kasus DAK rampung. Karena itulah, kita meminta beberapa saksi apabila dipanggil agar segera menghadap,” ujarnya. Menurut Kasat, pemanggilan ketiga pejabat Disdikpora sebagai saksi berdasarkan surat panggilan No Pol: SP/60/VI/2010/Reskrim atas nama Herman Matdin SPd MM selaku Sekretaris Disdikpora saat ini.Selanjutnya,surat pemanggilan No Pol: SP/61/VI/2010/Reskrim atas nama Arman AkbarSPdSH,mantan Sekretaris Disdikpora,serta No Pol : SP/158/VI/2010/Reskrim atas nama Marjohan MPd, Kabid Persekolahan Disdikpora.

Dari ketiga saksi yang berasal dari kalangan pejabat Disdikpora, hanya satu yang memenuhi panggilan poles, yakni Marjohan MPd dengan jabatan Kabid Persekolahan Disdikpora. Sedangka, yang lainnya tidak ada keterangan penyebab dari ketidakhadirannya tersebut. “Besok kita akan melakukan pemanggilan yang kedua kalinya. Apabila masih tetap tidak mengindahkan surat kita, langkah selanjutnya yakni pemanggilan paksa terpaksa akan kita berlakukan,” ancamnya. Tim Penyidik Pidana Korupsi (Pidkor) Polres Pagaralam Briptu Deka Saputra mengatakan, pemanggilan terhadap ketiganya sebagai saksi terkait dugaan adanya dugaan korupsi DAK yang ada di Pagaralam.

“Dijadwalkan berdasarkan surat pemanggilan ketiganya seharusnya diperiksa hari kemarin bertempat di ruang unit pidana korupsi. Kita harapkan setelah surat pemanggilan kedua nanti para saksi dapat memenuhi panggilan kita agar proses penyidikan kasus ini segera dapat diselesaikan,” ujarnya. Terpisah,Ketua Umum Solidaritas Nasional Antikorupsi dan Antimakelar Kasus (Snak Markus) Yurisman Star SE saat dikonfirmasi di stan dukungan Susno Pagaralam kemarin mengatakan, kasus DAK ini merupakan aliran dari dana APBN yang berasal dari pusat.Jadi, kasus ini kalau tidak tuntas diusut, akan berimbas ke beberapa daerah penerima DAK lainnya untuk melakukan kecurangan yang sama.

“Saya yakin di saat kemelut yang mempertanyakan kinerja aparat penegak hukum seperti saat ini sudah saatnya Polres Pagaralam menjadi contoh kalau mengusut suatu kasus seperti DAK ini dapat diselesaikan dengan tuntas. Jadi, aparat penegak hukum di Sumsel lainnya dapat melakukan hal yang sama,”katanya. (m marzuki)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: