Galian Utilitas Rusak Jalan

PALEMBANG(SI) – Direktorat Jendral Pekerjaan Umum (Dirjen PU) mengeluhkan banyaknya kerusakan jalan negara dan jalan provisi lantaran kegiatan penggalian utilitas yang dilakukan PT Telkom,PLN dan PDAM.

Akibat kegiatan galian tanpa izin dan kordinasi tersebut, Dirjen PU mengalami kerugian sampai miliaran rupiah per tahunnya. ”Selain menghambat upaya pelebaran jalan Kolonel H Burlian sepanjang 5 km,galian utility seperti serat optik PT Telkom, jaringan PDAM dan kabel PLN juga kerap merusak jalan.Ketiga perusahaan itu sudah kami laporkan kepada pihak kepolisian, yakni Polsek Ilir Timur I,Polsek Ilir Barat I dan Polsek Kertapati .

Akibat galian itu kami mengalami kerugian Rp1 miliar setiap tahunnya,”tegas Kepala Satuan Kerja Non Vertikal Tertentu Jalan dan Jembatan Kota Palembang Aidil Fikri, di kantor gubernur,kemarin. Aidil mengungkapkan, pihaknya sangat kesal lantaran ketika ingin mendapatkan keterangan mengenai penggalian, pihak Telkom lepas tangan dan menyerahkan kepada pihak ketiga atau rekanan mereka yang melakukan penggalian. ”Seharusnya pihak Telkom sendiri yang harus bertanggung jawab. Bukan lempar batu sembunyi tangan.

Untuk itu, silahkan cek sejauh mana perkembangan laporan yang kita sampaikan kepada pihak kepolisian beberapa waktu lalu,”tegasnya. Seharusnya, kata Aidil, untuk proses izin penggalian, Telkom, PDAM dan PLN harus melakukan koordinasi terlebih dahulu kepada Dirjen PU. Sehingga pihaknya dapat melakukan pemantauan dan penawasan agar jalannya penggalian tidak merusak badan jalan dan lainnya.

”Akan tetapi, selama proses galian dilakukan secara diamdiam. Misalnya penggalian dilakukan malam hari atau saat hari libur. Ini semua untuk untuk menghindari pengawasan. Jelas ini sudah menyalahi aturan hingga harus ditindak. Apalagi, pihak Telkom belum ada niat baik untuk melakukan pemecahan masalah.Namun untuk PLN dan PDAM sudah ada niat untuk melakukan perbaikan,” tandasnya.

Mengenai upaya pelebaran jalan Kolonel H Burlian-Simpang Empat Bandara SMB II sepanjang 5 km, dia mengatakan saat ini sedang dalam pembahasan.Kendala besar pelebaran jalan tersebut adalah utility-utility yang tertanam dibawah jalan. Sehingga diperlukan koordinasi dengan instansi terkait lainnya. ”Untuk pelebaran jalan kita sudah menganggarkan Rp30 miliar, baik untuk ganti rugi maupun pembangunan jalan.

Akan tetapi, jika digunakan untuk pembangunan dana tersebut sangatlah kecil. Untuk itu,kita siap tambah berapa saja dana sesuai yang dibutuhkan. Sebab, jika sudah dianggarkan besar ditakutkan dana tersebut tidak terserap,”paparnya. Aidil mengimbau agar PT Telkom, PDAM dan PLN tidak mengatasnamakan warga sipil untuk menghambat proses gantirugi lahan.

Mengingat pelebaran jalan ini untuk kepentingan masyarakat, terutama menghadapi pelaksanaan SEA Games XXVI tahun 2011. ”Jalan ini kita targetkan 2011 akan rampung. Akan tetapi, kendala umum adalah proses pembebasan lahan yang kerap memakan waktu mencapai tiga bulan lebih eperti pembangunan fly over waktu itu,” terang Aidil. Sementara itu,Asisten I Bidang Pemerintahan Provinsi Sumsel H Mukti Sulaiman menambahkan,jalan Kolonel H Burlian akan dilebarkan sebanyak 2 meter kiri dan kanan.

Pelebaran sepanjang 5 km tersebut mulai dari simpang empat Mapolda Sumsel hingga simpang empat jalan Tanjung-Api-api.“Pelebaran ini untuk menghindari terjadinya kemacetah di kawasan tersebut. Apalagi, saat ini daya tampung jalan yang tidak sesuai dengan volume kendaraan. Apalagi menjelang SEA Games 2011 mendatang tentu lalu lintas makin padat,”papar mantan Sekda Musirawas ini. (yayan darwansah)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: